"no one is born a great cook, one learns by doing"

Minggu, 01 Desember 2013

Pentingnya Food Photography dalam Sebuah Food Blog

 Sebenernya penting nggak sih peran kualitas foto dalam sebuah food blog???.... dan jawabannya kalo menurut aku penting banget. Aku pribadi lebih suka ngeliat resep dengan tampilan foto hasil masakan yang menarik, menurutku lebih mengundang untuk mencoba aja.



Kayak gambar gambar ini, kelihatan enak banget kan? komposisi warnanya keliatan bagus dan menarik



 Awalnya aku nggak terlalu ngeh apa itu food blog, aku kepengen bkin karna aku suka banget sama film julie and julia dan kebetulan aku juga suka masak, jadi kepikiran bikin food blog kayak julie. Awalnya asal aja bikinnya nggak mempertimbangkan kualitas foto, tapi karna aku sering kan liat food blog lain yang populer gitu, wiihhh kok bagus bagus amat yaa fotonya, bener bener dipikirin banget loh kualitas fotonya, nggak cukup sekedar fotoin hasil masakan aja tapi properti pendukung juga dipikirin banget  ,jadi ngerasa hasil foto masakanku cupu banget dah. Apalagi tema food blog aku kan easy cooking, otomatis masakan aku ya sederhana sederhana aja, makin hopeless aja deh aku.

 Aku pernah bilang ke adek aku, duh foto fotoku jelek banget ya, nggak kayak food blog laen. Terus adekku bilang nanti juga lama lama hasil fotonya bisa bagus. Belakangan baru aku tau kalo food photography itu punya trik trik tersendiri, nggak cukup cuma asal jeprat jepret aja. 

Tadinya aku pikir fotoin makanan tuh lebih susah daripada fotoin benda hidup, tapi ternyata nggak juga sih justru lebih enak karena kita bisa ngatur objek sesuai keinginan kita dengan lebih leluasa. Sampai detik ini aku masih terus belajar cara mengambil gambar yang baik, nggak cuma masakan kita kelihatan enak, tapi juga enak dilihat dengan komposisi yang pas. Tapi jujur aku akuiii nggak mudah sama sekali. Aku sering loh frustasi sendiri, kenapa sih kok hasil fotoku nggak pernah bagus, pikirku ini pasti salah lensa kameraku atau mungkin memang kameraku yang jelek, ini pasti juga gara gara aku nggak punya properti yang bagus nih, atau memang aku nya aja yang nggak bisa motret??? pokoknya hal kayak gitu sering terjadi. Tapi lambat laun aku mulai belajar nih, gimana sih biar hasil foto masakan kita bagus?? yang pasti kita harus banyak belajar dan mencoba. Aku sendiri masih banyak belajar kok, dari food blog lain dan juga banyak baca tentang food photography, karena tambahan referensi itu penting banget. 


Ini nih hasil foto aku pas awal awal, masih cupu banget kaaan????heheheheheh sekarang juga masih belum bagus sih, 





ini hasil foto aku yang baru, dah lumayan ada perbedaan kan? kedepannya aku pengennya selalu ada peningkatan supaya blog aku mulai enak dilihat ^-^

Sekarang foto fotoku dah mendingan lah, walaupun belom bagus. Selama yang aku tau, hasil foto di food blog food blog tuh selain bagus juga punya karakter yang nyaris sama. Nah nggak tau kenapa aku justru kepengen bikin foto dengan image yang sesuai dengan tema aku, masakan yang mudah, simpel dan bisa dipraktekan oleh siapa aja bahkan oleh remaja sekalipun. Aku belum bisa nih share tips and trik secara rinci, karna aku sendiri masih amat sangat butuh belajar,heheheh...., untuk kalian yang masih dalam tahap belajar dalam dunia food blog seperti aku jangan berhenti mencoba yaa, nggak perlu berkecil hati karna hasil fotonya masih belum bagus, atau minim properti. Semua bisa kita siasati kok dengan menutupi kekurangan disana sini sesuai dengan kreatifitas masing masing.

Sweet Potato Donut


Setelah berhari hari nggak posting di blog, ahirnya hari ini bisa posting lagi, yipiiieee...., belakangan ini jarang masak karna ibuku sering ngomel ngomel katanya gara gara masak terus aku dan adekku jadi makin gendut. Sempet kepikiran juga, tapi alhasil kami tetep masak juga.hehehehe...... Hari ini aku mau posting tentang Sweet Potato Donut atau Donat Ubi. Belakangan kan lagi populer donat kentang, tapi kali ini aku cobain deh bikin donat nggak pake kentang, tapi pake ubi. Rasanya enak, lembut dan manis. 

Bahan bahan : 
  • 150 gr tepung terigu protein sedang
  • 100 gr ubi kukus dan dihaluskan ( sebaiknya pake ubi kuning ya)
  • 1 sdm susu bubuk
  • 1 sdt fermipan
  • 1 sdt pelembut donat bubuk
  • 30 gr gula pasir
  • 2 kuning telur
  • 15 gr mentega
  • 1 sdt garam halus
  • air es secukupnya
  • dark coklat dan gula halus untuk topping, atau bisa pakai apa saja sesuai selera
Cara pembuatan:
  1. Campurkan semua bahan kering seperti : tepung terigu, susu bubuk, fermipan, pelembut donat bubuk, gula pasir.
  2. Masukan ubi kedalam campuran tepung dan aduk rata.
  3. Tambahkan kuning telur, uleni dengan diberi air es sedikit demi sedikit hingga adonan sedikit kalis.
  4. Setelah adonan menjadi sedikit kalis tambahkan mentega dan garam sambil terus di uleni hingga adonan menjadi benar benar kalis.
  5. Diamkan adonan sampai mengembang dengan ditutup kain basah.
  6. Adonan yang telah mengembang kemudian di cetak dan digoreng dengan minyak banyak ( deep fry) hingga berwarna coklat keemasan.
  7. Donat yang telah digoreng, diamkan sebentar hingga donat menjadi dingin baru kemudian diberi topping sesuai selera.


Nah ini dia donat ubi sederhana bikinanku dah jadi, enak dimakan sambil minum coklat panas, selamat mencoba yaaaa, hemmm yummmieee...... ^-^








Rabu, 27 November 2013

Mie Kangkung Jamur


Pagi ini aku bikin mie kangkung jamur, resepnya aslinya pernah aku liat di tabloid Nova, tapi aku lupa edisi berapa, pokoknya dah lamaaaa banget jaman aku SMA mungkin ya, pokoknya dah lupa dah bertahun tahun lalu soalnya. Dulu aku pengen banget bikin, tapi nggak pernah jadi. Nah kemaren pas aku liat blog temenku si Amal ( Amal's Kitchen), dy bikin mie ayam gitu, aku jadi keinget deh resep mie masa lalu itu. Karna dah lama banget aku jadi lupa detail resepnya gimana, tapi tadi pagi aku coba deh ngeracik sendiri dari bumbu - bumbu yang aku inget, sama beberapa komponen ada yang aku gantiin, kek telur puyuh aku skip karena kalorinya wow banget, ni makanan dah bener - bener kuhindari banget kalo nggak badanku bisa makin mengerikan.hehehe, kugantiin sama jamur tiram. Ayamnya juga aku bumbuin, kalo cuma ayam rebus kan rasanya kurang enag kalo menurutku, hehehehe, tapi kalo yang lg diet atau nggak mau terlalu ribet, ayamnya direbus aja sesuai dengan resep aslinya. Nah ini dia resep mie kangkung jamur ala aku:

Bahan :
  • 250 gr mi telur yang dah di rebus hingga lunak ( atau pakai mi basah lebih bagus)
  • 100 gr daun kangkung
  • 200 gr jamur tiram suwir - suwir menjadi lebih kecil
  • 250 dada ayam, rebus dan potong - potong kecil.
  • 2 batang daun bawang, potong potong tipis
  • 750 kaldu ayam
  • mentega secukupnya untuk menumis
Bumbu  : 
  • ayam : 3 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 1 sdt lada bubuk, 1 sdt saos tiram, 1 sdm mentega, garam, gula merah dan kecap manis secukupnya sesuai selera.
  • kuah kaldu : 4 buah bawang merah, 3 buah bawang putih, 1 sdm ebi (tumis sebentar sebelum dihaluskan), lada dan garam secukupnya.
  • jamur : 1/2 sdm bawang putih cincang, 1 sdt saos tiram, 2 sdm kecap manis, 1 sdt lada, gula dan garam secukupnya.
Cara Pembuatan :
  1. Jamur : tumis bawang putih cincang hingga harum, masukan jamur dan tambahkan sedikit air. Masukan kecap manis, gula, lada, garam dan saus tiram, masak hingga bumbu meresap dan air mengering.
  2. Ayam : rendam ayam dengan semua bumbu selama 10 menit, masukan rendaman ayam kedalam wajan dan tambahkan mentega, masak dengan api kecil. Tambahkan sedikit air dan tunggu hingga air menyusut sambil terus diaduk supaya ayam nggak gosong kemudian angkat (caranya mirip bikin ayam timlo solo di postingan sebelumnya ).
  3. Kuah : Tumis bumbu yang telah dihaluskan ( bawang merah, bawang putih, ebi) sampai harum, masukan kedalam kuah kaldu yang telah didihkan, tambahkan lada dan garam secukupnya.
  4. Masukan kangkung di air panas sebentar kemudiang angkat, dan siram dengan air dingin atau kalau perlu air es. Gunanya supaya kangkung masih tetap segar dan warnanya masih hijau, ini karena kangkung termasuk jenis sayuran yang mudah lunak dan mudah berubah warna.
  5. Susun, mi, kangkung, ayam, jamur, siram kuah kaldu, dan taburi dengan daun bawang.


Sekilas mirip dengan mi ayam yang biasa disajikan dengan sawi hijau bukan? tapi rasanya beda kok, terutama dibagian kuah kaldunya, karena ada rasa ebi yang cukup kuat disitu. Nah aroma ebi yang khas itu yang bikin mie ini cocok dimakan bersama kangkung, kalo nggak suka ebi, bisa di skip aja ebinya. Rasanya enak loh, selamat mencoba yaaa....