"no one is born a great cook, one learns by doing"

Sabtu, 29 Agustus 2015

"Sweet Bun" yang lembut dengan metode watter rough


Apa sih yang dua gadis lakukan disaat waktu sengggang?? pasti shopping atau yaaa paling nggak treatment kek. Itu juga yang biasa kami lakukan saat libur kerja. Tapiiii karna jakarta kurang bersahabat cuacanya belakangan ini alias panasnya bener bener membakar kulit (padahal udah dari dulu ya, lupakan itu hanya alasan aja)hahhaha..., intinya kami malas keluar, dan karena esok harinya aq mau ada perjalanan dinas ke pontianak minimal gosongin badannya di sana saja lah hahahaha di jakartanya jangan dulu.7


ini sebenernya last post udah aku bikin rotinya dari minggu lalu. biasanya aku sama adikku paling males yang namanya bikin roti karena lengan bisa sampe kram waktu nguleninnya. tapi hari itu mood baking kami lagi bagus bagusnya jadi niatin deh bikin roti kebetulan udah punya resep ini entah dari kapan tau. hahahahaha....


kali ini kami bikin roti dengan metode watter rough atau metode tang zong (moga2 ga salah nulisnya hahaha) aku dapet resepnya dari blog kesukaanku blognya mbak hesty. Dan kebetulan mama camer juga beliin banyak buah strawberry kemarin. manfaatin aja lah buat bikin strawbarry paste.


Water roux :
- 50 gr tepung terigu protein tinggi
- 250 ml air 
Bahan :
 - 400 gr tepung protein tinggi
- 200 gr tepung protein sedang
- 100 gr gula pasir
- 2 sdm susu bubuk full cream
- 1 butir telur + 1 kuning telur
- 10 gr ragi instan
- 200 gr water roux
- 175 - 200 ml air hangat
- 75 gr margarin
- 1 sdt garam
Topping :
- abon sapi
- strawberry paste
- kismis
- keju parut
- sosis
- gula pasir
- mayonise dan saus tomat secukupnya

Cara membuat :


  1. Water roux : dalam panci, campur air dan tepung terigu. Aduk rata sampai halus dan tidak bergerindil. Masak dengan api sedang sampai kental. Jangan sampai mendidih. Sisihkan hingga dingin.
  2. Strawberry paste : ambil 10 buah strawberry dan haluskan, siapkan lagi 5 buah strawberry potong jadi 2 bagian, panaskan 100 ml air dan tambahkan 100 gr gula pasir, masukan stawberri baik yang dicincang maupun yang sudah di haluskan, masak sampai mengental.h
  3. Roti : tuang semua bahan kering kecuali margarin dan garam ke dalam wadah. Masukkan campuran water roux, air dan telur ke dalamnya, uleni hingga kalis.
  4. Tambahkan margarin dan garam dan uleni lagi hingga elastis.
  5. Kalau terlalu kering bisa ditambahkan sedikit air, tapi kalau terlalu lembek bisa ditambahkan sedikit tepung.Tutup dengan cling wrap dan fermentasikan sampai mengembang 2x lipat. Kempiskan adonan uleni lagi sebentar dan bentuk sesuai selera dan fermentasikan selama kurang lebih 45 menit tergantung cuaca. 
  6. Panggang selama sekitar 15 menit atau sampai atasnya kuning keemasan. jangan lupa oven dipanaskan terlebih dahulu dengan api 200C atau 400F



floss roll bun, ini roti kesukaan adikku tiap belanja ke toko kui ini pasti jadi yang pertama di ambil, bikinnya mudah sekali pipihkan adonan hingga membentuk persegi dan panggang, saat masih panas olesi mayonese dan taburi abon kemudoan gulung saaf masih panas panas setelah gulungan padat tunggu sedikit dingin olesi mayo di kedua sisi dan taburi lagi dengan abon di kedua sisinya


untuk floss roll ini aq emang bikinnya lumayan kecil yaaa jadi kayak sushi hahahahah tapi nggak sekecil sushi juga kok, rasanyaa?? jangan ditanya enaaakkk


untuk cutterpillar ini diatasnya aku taburi daun bawang, keju, saus tomat dan mayonise

bentuknya kurang rapi ya tapi rasanya enaaakkkk aku suka banget. Metode watter rough ini ternyata punya hasil yang lembuuttt banget dan hasil rotinya empuk, meskipun nguleninnya harus pakai tangan baja hahahahah....


tuh lihat teksturnya bagus dan empuk kayak kue kue yang dijual di toko kue langgananq yang ada di mall mall, dari satu resep ini jadi banyaaak banget, hasilnya bisa aku bawa bekal ke pontianak, dibawa bekal cowokku dan adikku saat mereka kekantor. Puas banget dengan hasil kami kali ini.

Senin, 27 April 2015

Sosis Solo Basah


Siapa yang nggak kenal makanan satu ini, bagi warga Solo khususnya pasti udah familiar sekali dengan makanan yang satu ini. Sosis solo yang asli sedikit berbeda memang dengan sosis yang lain, adonannya bener bener terbuat dari dadaran telur, dengan sedikit sekali campuran tepungnya. Pembuatannya juga nggak di goreng tapi di kukus, memang ada versi gorengnya, tapi kali ini saya bikin yang di kukus. Di Solo jajanan seperti ini biasanya bisa ditemu di tukang jual sarapan di pagi hari, atau di tempat yang menjual Timlo Solo, karena pas banget dimakan bersama dengan timlo. Bedanya antara yang dikukus dengan yang di goreng adalah pada adonan kulitnya. Untuk yang di kukus lebih banyak menggunakan telur, sedangkan untuk goreng imbang antara penggunaan tepung dan telurnya.


Seneng banget kemarin ada kesempatan bikin makanan ini rasa kangen sama makanan ini jadi terobati. Dulu nyaris setiap hari  saya jajan sosis solo basah tiap sarapan, sesuatu yang nggak pernah saya temui selama tinggal di Jakarta.

Bahan kulit :

  • 5 butir telur ayam
  • 4 sendok makan tepung terigu (larutkan dengan air secukupnya hingga menjadi adonan yang encer)
  • 2 sdm minyak goreng
  • 1 sdt kaldu bubuk
  • 1/4 sdt kunyit bubuk
Bahan isi :
  • 600 gr daging ayam (rebus dan haluskan, atau boleh juga di suwir kecil)
  • 5 siung bawang putih
  • 1 buah bawang bombay cincang kasar
  • 2 batang daun bawang
  • 3 sdm kecap manis
  • 2 sdm gula pasir , sesuai selera
  • 1 sdt kaldu bubuk
  • 1 sdt lada bubuk
  • garam secepatnya
Cara membuat :
  1. Kulit : campur semua bahan, aduk dengan menggunakan mixer (bisa juga dengan menggunakan wiker) sampai semua bahan tercampur rata dan licin, supaya tidak ada tepung yang menggupal saring adonan, kemudian dadar dengan menggunakan teflon tipis tipis.
  2. isi : campur semua bahan kecuali daun bawang dan bawang bombay,  tumis bawang bombay hingga harummasukkan bahan campuran ayam, masak hingga bumbu meresap tambahkan daun bawang dan tunggu sampai daun bawang layu lalu angkat dan biarkan dingin.
  3. Ambil selembar kulit sosis isi dengan 1 sendok ayam dan gulung, lakukan terus sampai kulit dan isian ayam habis, kukus selama kurang lebih 15 menit, angkat dan sajikan.




untuk sosis solo ini kebanyakan memang ukurannya sedikit lebih kecil dibanding dengan ukuran sosis kebanyakan . tapi rasanya dijamin nagiiihhhh, memang sih kalau orang kebanyakan mengatakan kalau makanan ini boros telur, karena memang bahan dasar kulitnya sebenarnya memang asli telur dengan tambahan sedikit sekali tepung, lain dengan sosis solo goreng yang rata rata dimasak dengan kulit yang adonannya sedikit telur. 


Sebenernya aku bikin sosis solo ini karena di minta sama calon mama mertua, hehehehe..., awalnya sedikit nggak yakin bakalan jadi, tapi alhamdulillah beliau suka dan di bilang enak. Mama itu sangat pandai memasak, jadi sering takut kalau mau bikin sesuatu dan nggak enak, tapi bersyukurnya aku jadi banyak belajar masak dari beliau, ternyata memasak itu nggak selamanya harus menggunakan takaran resep yang baku, cukup dengan filling saja, aku dah sering memasak dengan cara begitu yaa, tapi untuk blog biasanya aku sesuaikan deh takaran resepnya. Pokoknya lain kali aku share deh hasil belajar memasakku sama beliau, adikku juga seneng banget belajar masak dengan mamerku itu, sejak tinggal berdekatan sabtu minggu kami bertiga selalu masak bareng, efeknya lumayan deh bikin badan makin melar hahahahah..

Sabtu, 21 Maret 2015

Makaroni Schotel dan Infused Water, on Our Weekend



Weekend kali ini aku sama adikku niat banget masak, tapi kemarin pas aku belanja mingguan smua belanjaanku nggak nyambung, hahahaha....,alhasil jadi bingung kan mau masak apa, ada makaroni satu pack yang kemarin aku beli dan belum tau mau aku masak apa, karena mau di bikin sup juga aku lupa nggak beli sayurannya. Ahirnya kami memutuskan masak makaroni schotel aja, seingatku sih bahan bahannya ada semua, susu, keju,sedikit ayam cincang, smoked beef juga ada, ya sudahlah kami bersiap memasak.


Tapiiii woalaaa, kami lupa kalo kami nggak punya telurr sebutirpuuuunn hahahahaha....., padahal smua bahan udah siap dan tinggal memasaknya. Ah ya sudahlah kami tetep niat masak kok walaupun tanpa telur, udah kepikiran di otakku nanti masih bisa padat meskipun tanpa telur, asal saus nya di bikin kental, tapiii......


 Masalah selesai? ooo tentu tidaakkk ternyata kami baru menyadari kalo sekotak keju utuh yang kami punya itu bukan keju cheddar melainkan keju oles yang biasa kami pakai untuk makan roti. hahahahaha.... itulah kekonyolan kami untuk kesekian kalinya...


 Dan hasilnyaa??? yummiiieee nggak masalah sama sekali meskipun tanpa telur. Dan jangan tanya rasa kejunyaaa meleleeehh banget di mulut. Memang sih awalnya aku rada bingung gimana yaa caranya makein topping keju dengan keju oles, aku siasati dengan memasukkannya ke dalam freezer dan kalau sudah beku, parut dan tuangkan di atas adonan. Rasanya?? kalau buat aku lebih creammy and yummie, gara gara kesalahan ini aku jadi mikir ada baiknya kalau bikin makaroni schotel pakai aja keju jenis ini, pas matang atasnya meleleh dengan cantiknya meskipun nggak pakai mozarella. Niat mencoba?? nih aku share resepnya, super gampang, dan aku jamin bagi kalian yang suka jajan makaroni schotel bakalan lebih memilih bikin sendiri. hehehehe....



Bahan :
  • 120 gr makaroni, rebus sampai aldente dan angkat ( saat merebus tambahkan sedikit minyak supaya nggak lengkett yaa, tambahkan juga sedikit garam )
  • 4 lembar smoked beef, atau bisa juga menggunakan sossis, potong memanjang
  • 100 gr daging ayam cincang (boleh di ganti kornet)
  • 200 ml susu cair
  • 50 gr jamur kancing, cincang kasar
  • 1 sdm keju oles
  • 1 sdm tepung terigu
  • 1 sdt kaldu bubuk
  • 1/4 sdt oregano
  • 1 sdt lada bubuk, atau sesuai selera
  • 1/2 buah bawang bombai ukuran besar, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • garam secukupnya
Topping :
75 gram keju oles parut ( cara memarutnya di bekukan lebih dahulu seperti diceritakan di atas, atau kalau punya keju cheddar pakai keju cheddar saja lebih praktis)

Cara Membuat :
  1. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum, masukkan ayam dan jamur kancing, masak hingga bawang bombay layu dan ayam matang, tuangkan susu cair, masak hingga susu meletup letup (masaknya dengan api kecil saja yaa), tambahkan keju, kaldu bubuk, oregano, lada dan garam aduk aduk (pastikan keju larut), kemudian tambahkan tepung terigu, aduk terus sampai mengental.
  2. Masukkan makaroni dan smoked beef ke dalam saus saat saus masih panas, kemudian aduk hingga bercampur rata. Tuang kedalam double pan yang telah di olesi mentega (tidak juga tidak apa apa), atau bisa juga di masak menggunakan teflon, kalau di masak dengan teflon pastikan di tutup dengan rapat ya. 
  3. Taburi adonan yang telah di masukkan ke dalam pan dengan keju, masak dengan menggunakan api kecil sekitar 15 menit, jika di ceck bagian atas adonan sudah kecoklatan dan keju telah meleleh segera angkat. Dan makaroni Schotel siap di sajikan.


Catatan : Bila dirumah tidak ada double pan bisa dimasak dengan teflon, dan kalau teflon tidak ada bisa menggunakan magicom. Yang perlu di perhatikan hanyalah waktu memasaknya. Beda alat memasak beda juga prosesnya, jika menggunakan teflon pastikan api benar benar kecil dan ditutup dengan rapat supaya matang merata. Nah kalau mau pakai magicom juga bisa, tapi proses masak sedikit lebih lama, bila tombol cook berubah ke warm, tekan kembali ke tombol cook, begitu seterusnya sampai makaroni matang (seperti cara masak pizza magicom yang pernah saya posting sebelumnya). 

Naaahh mudah kan bikinnya??? anak kospun bisa kok bikinnya, aku sama adikku aja bisa kalian juga pasti bisa ya temaaaannsss, hehehehe...., nah untuk teman makan makaroni ini, adikku bikin infused water yang sudah dia bikin kemarin dan disimpan dalam kulkas.



Tau dong kalian dengan minuman ini ??? beberapa waktu lalu pernah sangat booming, dengan segala rupa khasiatnya. Tapi bagi kami??? infused watter hanya cara lain minum air putih aja, hehehehe........, 


Kenapa kami memilih orange, karena kami punya banyak jeruk dan belum dimakan makan juga. Ceritanya beberapa waktu lalu calon mama mertua (ciyeeeee) bawain banyak apel dan jeruk, dan kami memang tipe manusia yang malas makan buah, terutama yang makannya ribet macam jeruk ini, hehe..., alhasil adikku bikin jeruk jeruk itu infused water dan di simpan di kulkas. 



Dan hubungannya dengan makanan ini ada banget, jadi seimbang setelah makan yang terlalu creammy dan di netralkan dengan segarnya minuman berperasa jeruk, tanpa bahan pengawet dan perasa buatan, yang jelas bebas gula pulaa, hehehehe....., nah temans selamat mencoba yaa.......